Showing posts with label tips n trik. Show all posts
Showing posts with label tips n trik. Show all posts
Monday, 1 December 2014
Gadget : Membuat yang Jauh Terasa Dekat, Membuat yang Dekat Terabaikan
| Gadget |
Selamat malam... Gue harap posting ini ga mengganggu pikiran kalian, ga mengganggu waktu kalian. Kalian bisa baca posting ini disaat kalian santai, mungkin juga bisa dijadikan sebuah renungan.
Gadget. piranti canggih yang relatif berteknologi tinggi sekarang ini bertebaran di mana-mana, dari kualitas nomor satu sampai yang ecek-ecek. Dari kalangan bawah, menengah hingga kalangan atas tak luput dari benda yang disebut gadget.
Di satu sisi gadget memberikan banyak manfaat, salah satunya yang akan gue bahas adalah "membuat yang jauh terasa dekat".
Belakangan ini muncul iklan dari sebuah vendor jejaring sosial yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo (Cinta) dan Nicolas Saputra (Rangga), dimana kita tahu mereka berdua terlibat dalam film fenomenal AADC (Ada Apa Dengan Cinta). Dalam iklan itu diperkenalkan fitur baru dalam jejaring sosial tersebut, dalam fitur tersebut memungkinkan penggunanya dapat menemukan teman lama mereka dengan fasilitas pencarian berdasarkan sekolah tempat mereka belajar dulu. Dengan adanya fasilitas tersebut kita bisa mencari teman-teman lama, berteman (di sosmed) kemudian bernostalgia sampai dengan mengadakan reuni. Dengan komunikasi lewat sosmed, teman yang berada jauh disana pun menjadi terasa sangat dekat.
Di sisi lain, gadget juga memberikan banyak kerugian atau efek negatif, salah satu yang akan gue bahas adalah "membuat yang dekat terabaikan".
Ini pengalaman gue sendiri, sewaktu gue masih kos. Malam hari gue sama anak-anak kos lainnya biasanya ngumpul di salah satu kamar. Awalnya, HP gue masih HP jadul yang cuma bisa dipake telfon & sms, begitupun dengan 2 temen gue yang lainnya. Perkumpulan menjadi terasa hangat sehangat kopi yang yang kami seduh malam itu. Kami saling bercengkerama, bercerita tentang kehidupan kami masing-masing, tawa dan canda kami menambah hangat suasana.
Namun keadaan berubah ketika satu persatu dari kami membeli gadget berflatform android dengan fasilitas sosial media lengkap. "Ritual" kami berkumpul malam masih dijalani, tetapi ada yang beda saat itu. Kami sibuk dengan gadget masing-masing, sehingga kami menyebut diri kami (ketika sibuk sendiri dengan gadget) dengan sebutan "autis". Kesal memang ketika gue nanya temen gue, eh ga dijawab dan malah senyum-senyum sendiri. Semenjak gue hijrah dari kosan, gue ga tau temen-temen gue disana masih pada autis atau ngga.
Di lain tempat, gue sama temen-temen se-geng di kampus punya aturan main. Kalau kami sedang kumpul, semua gadget dikumpulkan di meja, ditumpuk dann ga boleh diambil sampe pada bubar. Bukan apa-apa, kadang-kadang salah satu temen gue Kanjeng Roro suka emosi sendiri saat dia dicuekin pas ngomong, alesannya satu : main gadget.
Mungkin kalian juga pernah mengalami hal yang sama, lagi ngedate sama pacar malah dicuekin gara-gara si doi asyik sama gadgetnya. Tak jarang hal-hal seperti itu memicu terjadinya pertengkaran yang berbuntut panjang. Maka dari itu, pesan dari posting ini adalah pergunakan gadget secara tepat, tepat waktu, tepat situasi, tepat kondisi. Jangan sampai kemajuan tekknologi justru menjadi bumerang untuk generasi muda bangsa ini. Buatlah kesepakatan dengan komunitas/pasangan kalian masalah penggunaan gadget, ada waktu dimana kalian dapat berkumpul tanpa adanya gangguan dari orang lain. MU
Friday, 28 November 2014
5 Hal yang Dilakukan Pria Untuk Mengganti Kalimat "Aku Cinta Kamu"
Cinta memang tak selalu harus diungkapkan kata-kata, bahasa tubuh bisa menjadi alternatif lain untuk mengutarakan rasa cinta. beberapa (mungkin kebanyakan) pria sulit untuk mengungkapkan kalimat "aku cinta kamu", tapi mereka menunjukkannya dengan hal-hal lain. Berikut 5 hal yang dilakukan pria untuk mengganti kalimat "aku cinta kamu" yang dilansir dari vemale.com
1. Membelikan Kado
Apabila pasangan Anda tiba-tiba memberikan sesuatu seperti kado atau hadiah meski bukan di hari spesial, itu tandanya ia mencintai Anda. Apalagi jika ia membuat kado itu dengan pesanan khusus atau langsung dibuat oleh pasangan Anda tersebut. Terlebih jika pasangan Anda rela untuk meluangkan waktu khusus untuk bisa bertemu dengan Anda meski ia sedang sibuk berat.
2. Memperlihatkan Kasih Sayang di Publik
Apakah ia memegang tangan Anda, memeluk Anda, melingkarkan lengannya di bahu Anda? Tanpa harus berkata-kata, itu tanda seorang pria mencintai Anda karena ia ingin melindungi Anda dengan sepenuh hatinya. Seorang pria bisa lebih menunjukkan rasa cintanya dengan sentuhan fisik daripada ucapan atau kata-kata.
3. Melindungi Anda
Pria yang mencintai Anda pasti rela untuk memprioritaskan kenyamanan Anda dibandingkan kenyamanan dirinya sendiri. Ia akan memastikan Anda aman di mana pun berada. Misalnya, ia akan dengan suka rela memberikan jaketnya untuk Anda ketika berjalan berdua dalam cuaca yang dingin.
4. Terbuka dengan Masalah yang Dimiliki
Sebagian pria tak mudah untuk membuka diri mereka khususnya tentang masalah-masalah yang mereka miliki kepada orang lain. Jadi jika pria tersebut mau menceritakan masalah yang ia miliki dan membaginya dengan Anda, itu sebenarnya adalah bentuk lain dari rasa cintanya pada Anda. Karena ia mempercayai Anda dan tahu bahwa Anda akan memberinya kenyamanan.
5. Melakukan Sesuatu yang Tak Pernah Dilakukan
Apakah dia tiba-tiba memasakkan masakan khusus untuk Anda padahal Anda tahu bahwa dia tak bisa memasak? Atau dia rela menemani Anda belanja meskipun dia tak suka berbelanja? Saat seorang pria rela melakukan sesuatu yang tak pernah ia lakukan demi membahagiakan Anda, itu adalah bentuk ungkapan cintanya untuk Anda.
Tuesday, 11 November 2014
Rahasia Dasar Mengelola Keuangan dari Rasulullah
Dengan langkah gontai, laki-laki itu datang menghadap Rasulullah. Ia sedang didera problem finansial; tak bisa memberikan nafkah kepada keluarganya. Bahkan hari itu ia tidak memiliki uang sepeserpun.
Dengan penuh kasih, Rasulullah mendengarkan keluhan orang itu. Lantas beliau bertanya apakah ia punya sesuatu untuk dijual. “Saya punya kain untuk selimut dan cangkir untuk minum ya Rasulullah,” jawab laki-laki itu.
Rasulullah pun kemudian melelang dua barang itu. “Saya mau membelinya satu dirham ya Rasulullah,” kata salah seorang sahabat.
“Adakah yang mau membelinya dua atau tiga dirham?” Inilah lelang pertama dalam Islam. Dan lelang itu dimenangkan oleh seorang sahabat lainnya.
“Saya mau membelinya dua dirham”
“Adakah yang mau membelinya dua atau tiga dirham?” Inilah lelang pertama dalam Islam. Dan lelang itu dimenangkan oleh seorang sahabat lainnya.
“Saya mau membelinya dua dirham”
Rasulullah memberikan hasil lelang itu kepada laki-laki tersebut. “Yang satu dirham engkau belikan makanan untuk keluargamu, yang satu dirham kau belikan kapak. Lalu kembalilah ke sini.”
Setelah membelikan makanan untuk keluarganya, laki-laki itu datang kembali kepada Rasulullah dengan sebilah kapak di tangannya. “Nah, sekarang carilah kayu bakar dengan kapak itu…” demikian kira-kira nasehat Rasulullah. Hingga beberapa hari kemudian, laki-laki itu kembali menghadap Rasulullah dan melaporkan bahwa ia telah mendapatkan 10 dirham dari usahanya. Ia tak lagi kekurangan uang untuk menafkahi keluarganya.
Salman Al Farisi punya rumus 1-1-1. Bermodalkan uang 1 dirham, ia membuat anyaman dan dijualnya 3 dirham. 1 dirham ia gunakan untuk keperluan keluarganya, 1 dirham ia sedekahkan, dan 1 dirham ia gunakan kembali sebagai modal. Sepertinya sederhana, namun dengan cara itu sahabat ini bisa memenuhi kebutuhan keluarganya dan bisa sedekah setiap hari. Penting dicatat, sedekah setiap hari.
Nasehat Rasulullah yang dijalankan oleh laki-laki di atas dan juga amalan Salman Al Farisi memberikan petunjuk kepada kita cara dasar mengelola keuangan. Yakni, bagilah penghasilan kita menjadi tiga bagian; satu untuk keperluan konsumtif, satu untuk modal dan satu untuk sedekah. Pembagian ini tidak harus sama persis seperti yang dilakukan Salman Al Farisi.
KEPERLUAN KONSUMTIF
Untuk soal ini, rasanya tidak perlu diperintahkan pun orang pasti melakukannya. Bahkan banyak orang yang menghabiskan hampir seluruh penghasilannya untuk keperluan konsumtif. Tidak sedikit yang malah terjebak pada masalah finansial karena terlalu menuruti keinginan konsumtif hingga penghasilannya tak tersisa, bahkan akhirnya minus.
Yang perlu menjadi catatan, bagi seorang suami, membelanjakan penghasilan untuk keperluan konsumtif artinya adalah memberikan nafkah kepada keluarganya. Jangan sampai seperti sebagian laki-laki yang menghabiskan banyak uang untuk rokok dan ke warung, sementara makanan untuk anak dan istrinya terabaikan.
MODAL
Sisihkanlah penghasilan atau uang Anda untuk modal. Bahkan, kalaupun Anda adalah seorang karyawan atau pegawai. Sisihkanlah setiap bulan gaji Anda untuk menjadi modal atau membeli aset. Menurut Robert T. Kyosaki, inilah yang membedakan orang-orang kaya dengan orang-orang kelas menengah dan orang miskin. Orang kaya membeli aset, orang kelas menengah dan orang miskin menghabiskan uangnya untuk keperluan konsumtif. Dan seringkali orang kelas menengah menyangka telah membeli aset, padahal mereka membeli barang konsumtif; liabilitas.
Aset adalah modal atau barang yang menghasilkan pemasukan, sedangkan liabilitas adalah barang yang justru mendatangkan pengeluaran. Barangnya bisa jadi sama, tetapi yang satu aset, yang satu liabilitas. Misalnya orang yang membeli mobil dan direntalkan. Hasil rental lebih besar dari cicilan. Ini aset. Tetapi kalau seseorang membeli mobil untuk gengsi-gengsian, ia terbebani dengan cicilan, biaya perawatan dan lain-lain, ini justru menjadi liabilitas. Robert T Kiyosaki menemukan, mengapa orang-orang kelas menengah sulit menjadi orang kaya, karena berapapun gaji atau penghasilan mereka, mereka menghabiskan gaji itu dengan memperbesar cicilan. Berbeda dengan orang yang membeli aset atau modal yang semakin lama semakin banyak menambah kekayaan mereka.
Jangan dianggap bahwa aset atau modal itu hanya yang terlihat, tangible. Ada pula yang tak terlihat, intangible. Contohnya ilmu dan skill. Jika Anda adalah tipe profesional, meningkatkan kompetensi dan skill adalah bagian dari modal, bagian dari aset. Dengan kompetensi yang makin handal, nilai Anda meningkat. Penghasilan juga meningkat.
SEDEKAH
Jangan lupa sisihkan penghasilan Anda untuk sedekah. Mengapa? Sebab ia adalah bekal untuk kehidupan yang hakiki di akhirat nanti. Baik sedekah wajib berupa zakat maupun sedekah sunnah.
Apa yang dilakukan Salman Al Farisi adalah amal yang luar biasa. Ia bersedekah senilai apa yang menjadi keperluan konsumtif keluarganya. Jadi kita kita punya gaji atau penghasilan tiga juta, lalu kebutuhan konsumtif keluarga kita satu juta, kita baru bisa menandingi Salman Al Farisi jika bersedekah satu juta pula. Namun karena ada hadits Rasulullah yang menyebutkan bahwa sedekah satu bukit tidak dapat menyamai sedekah satu mud para sahabat, kita tak pernah mampu menandingi sedekah Salman Al Farisi.
Harta sejati kita yang bermanfaat di akhirat nanti adalah apa yang kita sedekahkan. Lalu mengapa kita membagi penghasilan kita menjadi tiga bagian; konsumsi, modal dan sedekah? Mengapa tidak semuanya disedekahkan? Sebab konsumsi dan modal sesungguhnya juga pendukung sedekah kita. Jika keperluan konsumsi kita terpenuhi, maka fisik kita relatif lebih sehat. Dengan fisik yang sehat, kita bisa beribadah dan bekerja yang sebagian hasilnya untuk sedekah. Mengapa perlu mengalokasikan untuk modal/aset? Karena ia akan semakin memperbesar pemasukan kita dan dengannya kita menjadi lebih mudah untuk bersedekah dalam jumlah lebih besar dan juga lebih banyak beramal.
Oleh : Muchlisin BK
Dikutip dari : http://keluargacinta.com/rahasia-dasar-mengelola-keuangan-dari-rasulullah/
Ciri-ciri Aplikasi Android yang Berbahaya
| Android |
Android ternyata termasuk salah satu operating system yang cukup mudah untuk disusupi oleh aplikasi-aplikasi berbahaya.Tidak jarang aplikasi-aplikasi berbahaya tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup fatal pada gadget Anda.
Berikut merupakan beberapa ciri aplikasi-aplikasi yang "dicurigai" berbahaya bagi keberlangsungan gadget Anda dikutip dari ciricara.com
1. Bukan dari Google Play Store
Tempat yang paling aman untuk mengunduh aplikasi Android adalah Google Play Store. Jika Anda selama ini sering mengunduh/download aplikasi di situs online lainnya, kemungkinan aplikasi tersebut menyimpan virus. Saat ini memang banyak situs yang menyediakan aplikasi file APK untuk Android, namun hal ini bisa menjadi sumber virus.
2. Izin pemasangan aplikasi aneh
Jika menginstal aplikasi dengan file APK dari situs lain, Anda perhatikan izin pemasangan aplikasinya sebelum disetujui. Lihat apakah aplikasi tersebut meminta izin yang aneh-aneh, seperti koneksi internet, membaca kontak, dll. Jika iya, itu ciri kalau kemungkinan aplikasi tersebut berbahaya.
3. Jumlah instalasi sedikit dan rating rendah
Anda perhatikan jumlah orang yang sudah menginstal aplikasi tersebut. Jika aplikasi itu sudah diinstal jutaan orang tapi punya rating (bintang) rendah, itu bisa jadi tanda aplikasi tersebut tidak berkualitas dan bisa jadi berbahaya untuk smartphone Android Anda.
4. Ulasan yang jelek
Baca juga ulasan dari orang-orang yang sudah pernah menginstal aplikasi tersebut. Jika banyak ulasan menunjukkan bahwa aplikasi tersebut tidak bagus, sebaiknya Anda jangan coba-coba untuk menginstalnya. Bisa jadi aplikasi tersebut mengandung virus.
5. Deskripsi aplikasi tidak jelas
Sebelum menginstal, perhatikan dan baca baik-baik deskripsi aplikasi yang akan diinstal. Jika dalam penjelasan tersebut terdapat banyak kesalahan tulis, tanda baca, dll, kemungkinan aplikasi tersebut abal-abal. Bisa jadi aplikasi itu dibuat oleh orang tidak bertanggungjawab untuk menyebarkan virus atau malware-nya ke pengguna smartphone.
Nah, sudah tahu kan ciri-cirinya? Mulai sekarang berhati-hatilah dalam menginstal aplikasi bagi gadget Anda.
Tips Merawat Gadget Layar Sentuh
| Smartphone |
Dewasa ini penggunaan telepon genggam layar sentuh, terutama smartphone sudah semakin menjamur. Hampir setiap orang dari semua kalangan sudah akrab dalam hal menggunakan ponsel pintar ini.
Nah, bagaimana cara merawat telepon genggam layar sentuh ini dengan baik dan benar? Berikut beberapa tips-nya yang dikutip dari ciricara.com
1. Diusahakan jangan pernah paparkan secara langsung gadget touchscreen pada sinar matahari. Pada saat kita memegang atau mengeluarkan gadget layar sentuh sebaiknya dijauhkan dari paparan sinar matahari yang terik dan menyengat, karena dapat menyebabkan rusaknya kualitas layar LCD. Paparan sinar matahari ini mengandung sinar ultraviolet yang sangat tinggi dan membikin rusaknya komponen-komponen penting dalam LCD, dan carilah ruang yang teduh bila kita terpaksa mengeluarkan gadget.
2. Diusahakan jangan simpan gadget di kantong celana. Menyimpang gadget di saku celana merupakan cara yang mudah, tidak ribet dan praktis pada saat kita bepergian. Menyimpan gadget di saku celana tanpa pelindung LCD (Gorilla Glas=pelindung layar sentuh), akan menjadi masalah karena lama kelamaan bisa merusak layar LCD. Pastikan apabila kita menyimpan gadget di saku celana tetapi diberi pelindung agar tidak tergores.
3. Gunakan jari kita dengan baik. Penggunaan jari pada layar sentuh akan menjadikan gadget kita awet. Diusahakan jangan menggunakan selain jari tangan seperti kuku untuk mengoperasikan gadget, karena bisa merusak pada layar sentuh tersebut.
4. Jangan menekan layar gadget secara keras seperti halnya kita menggunakan handphone biasa, dan hanya sentuhan yang ringan saja pada gadget jenis ini. Dengan sentuhan ringan pun perintah kita secara cepat akan dieksekusi dengan baik.
5. Jangan dekatkan handphone layar sentuh dengan benda yang mengandung magnet. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghindari resiko kerusakan. Benda yang mengandung magnet seperti Televisi atau radio mempunyai radiasi dan medan magnit cukup tinggi sehingga sensitifitasnya handphone layar sentuh tersebut berkurang.
Itulah tips merawat gadget layar sentuh. Semoga bermanfaat!
Friday, 19 April 2013
Tips Belajar Mata Kuliah Pemrograman
Hallo Indonesia...!!!
Waw, ga kerasa kuliah saya sudah hampir memasuki fase UTS di Semester 4, padalah baru kemarin rasanya masuk kuliah lagi. Well, walaupun sudah di semester 4, dan sudah banyak sekali dijejali materi-materi pemrograman yang aduhai.... Tapi kebanyak dari teman-teman saya masih merasa bingung dan berkata "GA BISA". Padahal kata-kata itu hanya sugesti lho...
Kita harus mencontoh semangat dari para programmer-programmer yang berpengaruh di dunia, mereka yang bikin program-program yang sekarang ini sering kita pakai. Pastinya level kepusingan mereka lebih aduhai dari kita. Dan menjadi programmer pun tentunya butuh hiburan.
Disini saya akan berbagi kepada temen-temen semua tentang tips belajar mata kuliah pemrograman. langsung aja ya...