Tuesday, 9 April 2013
Hal-hal yang tidak Ternilai di Dunia
Jangan sesekali beranggapan bahwa segala sesuatunya dapat dibeli dengan uang. Pernyataan tersebut salah besar dan pernyataan itu cuma dikatakan oleh orang yang berpikiran sempit. Banyak sekali hal-hal di dunia ini yang tak ternilai harganya. Berikut beberapa hal sederhana dan sangat tak bernilai harganya.
![]() |
Waktu
Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menytakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya.
Emplud & Blemo - Bagian 4 : Rempong
Emplud & Blemo lagi jalan-jalan ke mal, maklum baru dapet kiriman dari kampung. Di suatu cafee di mal tersebut Emplud dan Blemo serius ngeliatin ibu muda yang lagi menyusui anaknya. Kemudian terjadilah hal berikut ini:
Ibu muda (sambil menyusui, ngangkat telfon) : "Eh jeng, maap ya nelfonnya nanti lagi aja, aku lagi rempong nih."
Emplud dan Blemo baru mendengar istilah 'rempong'.
Emplud : "Eh Mo, rempong itu apa sih?"
Blemo : "Memangnya kenapa bah?"
Emplud : "Ibu itu tuh yang lagi menyusui tadi bilang rempong gitu. Apa yah artinya?"
Blemo : "Ya mungkin rempong itu yang lagi dipegang sama bayi itu, ya biasalah orang-orang kota, biar ga terlalu vulgar gitu. Tapi kalau kau masih belum yakin, kau tanyakan saja lah sama ibu itu."
Emplud : "Ia deh, tapi dia bakal marah ga ya?"
Emplud dan Blemo menghampiri Ibu muda itu.
Emplud : "Mmmmm.... Permisi tante.. Maap, nggg... Tante,, nggg itu... nggg... rempong ya?" (sambil nunjuk-nunjuk)
Ibu muda : "Eh, ia ni mas.. Rempong nih.. jangan diliatin dong, malu.."
Emplud : "oh ia maap, cuma mau tanya aja ko... "
Emplud dan Blemo kemudian pergi, di depan pintu lift mereka bertemu dengan seorang cewe cantik dan seksi lagi bawa belanjaan dua kantong besar... Emplud dan Blemo memandangi cewe tersebut dengan seksama...
Cewe : "Ngapain liat-liat mas? Oh ia mas, saya boleh minta tolong ga?"
Emplud : "Boleh, mau minta tolong apa yah?"
Cewe : "Ini nih, tolong bantu pegangin donk... REMPONG nih.."
Emplud : "Hah? Rempong? Dipegangin? Sama saya gituh?"
Cewe : "Ya ialah, sama siapa lagi? Kalo boleh mas yang satunya bantu pegangin juga. (sambil melirik Blemo). Kan ini ada dua, masnya pegang satu, mas yang itu juga pegang satu."
Emplud : "nnnggggg... serius mba boleh saya pegangin?" Saya satu, terus si Blemo satu?"
Cewe : "Ia mas, serius. Saya udah ga kuat nih, berat banget bawanya.."
Blemo : "Bah, habisnya gede kali kau punya barang tuh.. yasudahlah saya bantu pegangin."
Emplud : "Ia mba, gede banget sih, tapi nanti ya kita peganginnya di dalem lift aja."
Pintu lift terbuka
Emplud : "nah, itu pintuya buka, ayo mba kita pegangin di dalem."
Cewe : "Ya udah deh, yang bener ya peganginnya jangan sampe jatoh."
Blemo : "woooww..."
mereka bertiga masuk ke dalam lift..
Emplud : "Saya pegang ya mba...."
1...........2..............3........... Plak plak plak plak plak !!!!!!
-hening-
***
Baca juga :
Emplud & Blemo - Bagian 3 : Operasi PKL
Emplud & Blemo - Bagian 3 : Operasi PKL
Blemo sang mahasiswa IT baru beli modem, Blemo online di kosan dan buka-buka situs media online.
Blemo : "Pemda Bogor bekerjasama dengan instansi terkait melakukan operasi di Jl. semeru terhadap pedagang kaki lima."
Emplud : "Operasinya berhasil ga Mo? Ada berapa pedagang yang dioperasi?"
Blemo : "Berasil plud, ada 30 pedagang."
Emplud : "Terus abis itu mereka dibawa kemana?"
Blemo : "Katanya mereka diangkut ke dalam mobil petugas terus direhabilitasi, biar ga balik-balik lagi."
Emplud : "Emang kalo udah dioperasi terus direhabilitasi ga bisa balik lagi Mo?"
Blemo : "Idealnya sih begitu."
Emplud : "Ada no telepon petugasnya ga Mo?"
Blemo : "Lah, buat apa memangnya kau tanya itu?"
Emplud : "Ngggg.... Sebenernya Emplud mau operasi kutil, kalo petugasnya bisa ngoperasi pedagang yang kakinya lima, pastti bisa lah ngoperasi kutilnya Emplud, apalagi cuma satu. Ia ga?"
Blemo : "Operasi kutil? Kaki lima? Woy, itu operasi razia, bukan operasi bedah Empluuudd!!!! $#$##%$#%!!!!!"
Emplud : "Oh.. Beda ya?"
Blemo : "-__________________-"
***
Baca juga :
Emplud & Blemo - Bagian 2 : Buku Besar
Emplud & Blemo - Bagian 4 : Rempong
Monday, 8 April 2013
Emplud & Blemo - Bagian 2 : Buku Besar
Emplud seorang mahasiswa fakultas ekonomi sedang berkutat dengan buku-bukunya, bak perpustakaan saja bukunya dikeluarkan semua. Emplud garuk-garuk kepala dengan wajah frustasi, kemudian datanglah Blemo, teman satu kos Emplud seorang mahasiswa fakultas IT.
Blemo : "Kenapa kau plud? Kusut kali muka kau, macam baju belum disetrika saja."
Emplud : "Ia nih, emplud ada tugas nih disuruh bikin buku besar. Dosennya pelit lagi ga mau ngasih tau caranya."
Blemo : "Bah, buat apa pula buku besar tuh?"
Emplud : "Ya pokonya mah buku besar itu pasti dipake sama setiap anak akuntansi."
Blemo : "Berarti dipake buat belajar juga ya? Eh, ngomong-ngomong kenapa tak kau tanya saja sama bang Jajang di fotokopian depan?"
Emplud : "Emang dia bisa bikin buku besar?"
Blemo : "Ya aku tak tau, tapi mungkin saja dia jual buku besar. Daripada kau cape-cape bikin buku yang besar itu, mendingan kau beli saja."
Emplud : "Beli? Grrr.. & & # & & # #*"
***
Baca juga :
Emplud & Blemo - Bagian 1 - Running
Emplud & Blemo - Bagian 3 - Operasi PKL
Emplud & Blemo - Bagian 1 : Running
Suatu hari, Blemo sang mahasiswa IT peranakan Batak sedang asyik main di depan laptopnya. Tiba-datanglah Emplud, teman satu kos Blemo, mahasiswa ekonomi peranakan Sunda.
Emplud : "Mo, kita nongkrong yu di mancur. Bete di kosan mulu."
Blemo : "Boleh saja, tapi nanti kalau sudah running ya."
Emplud : "Ya udah emplud temenin, tapi emplud ganti baju dulu yah. Masa pake jeans?
(sambil asyik maen laptop)
Blemo : "Terserah kau saja lah, kalo ga malu pake bikini pun tak apa."
Emplud pergi ke kama untuk ganti baju, ia memakai celana olahraga dan kaos pendek lengkap dengan handuk olahraga.
Emplud : "Mo, ayo atuh kita berangkat?"
Blemo : "Bah, mau kemana pula kau plud pake baju olahraga begitu?"
Emplud : "Jeeh, ai maneh. kan tadi kamu yang ngajak lari."
Blemo : "Siapa pula yang ngajak kau tadi, dari tadi kan kau liat sendiri aku sedang mengerjakan tugas pemrograman."
Emplud : "Loh, tadi kan kamu bilang mau running?"
Blemo : "Alamak, running nya bukan lari sore bang, tapi running program."
Emplud : "oh... Ya udah, laptopnya dibawa lari ajah biar running."
Blemo : "$#$#$#$#&%#$#&%$&@@$%"
***
Baca juga :
Emplud & Blemo - Bagian 2 : Buku Besar
Emplud & Blemo - Bagian 2 : Buku Besar
Saturday, 6 April 2013
Bisakah ilmuwan mengintip mimpi ?
Konon hanya dengan mengukur aktivitas otak seseorang ketika terjaga, peneliti dapat menggambarkan citra yang muncul secara spesifik di dalam mimpi seperti kunci atau ranjang sementara si pemimpi tengah tertidur.
"Kita tak tahu apapun tentang fungsi bermimpi. Tapi dengan metode ini, kita mungkin bisa tahu lebih banyak tentang fungsi itu," ungkap peneliti Masako Takami, pakar neurosains dari Brown University seperti dilansir Huffingtonpost, Sabtu (6/4/2013).
Tamaki dan rekan-rekannya melacak aktivitas otak tiga partisipan dengan menggunakan functional magnetic resonance imaging (fMRI) ketika mereka tengah terlelap. Setiap beberapa menit sekali partisipan dibangunkan untuk menjelaskan gambaran mimpi mereka. Totalnya, peneliti mencatat ada 200 gambar visual dari mimpi ketiga partisipan.
Setelah itu, peneliti mengaitkan antara konten mimpi yang digambarkan partisipan ketika mereka terjaga dengan pola spesifik di dalam aktivitas otaknya. Lalu peneliti membuatkan model komputer dari kaitan itu agar spesifikasi benda yang ada di dalam mimpi dapat dipelajari.
Dengan model komputer, peneliti menganalisis mimpi masing-masing partisipan. Dari situ peneliti menemukan bahwa beberapa daerah otak yang teraktivasi ketika seseorang terbangun sama dengan daerah otak yang teraktivasi saat ia tengah bermimpi.
"Meskipun kami hanya mencoba membaca gambaran mimpi dari aktivitas otak seseorang ketika terjaga, nyatanya kami menemukan adanya pola yang sama pada gambaran mimpi seseorang secara umum seperti pemandangan atau orang," terang Tamaki.
"Ada persamaan diantara subyek-subyeknya jadi dari situ kami dapat memilih sejumlah konten mimpi dasar lalu kami dapat membangun sebuah model dari konten-konten dasar tersebut. Bisa jadi model itu dapat diaplikasikan pada orang lain juga," tutupnya.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Science ini juga diharapkan mampu membantu para ilmuwan untuk memahami apa yang terjadi pada otak ketika seseorang mengalami mimpi buruk. (vit/vit)
sumber : http://health.detik.com/read/2013/04/06/135711/2213213/763/bisakah-ilmuwan-mengintip-mimpi?l992203755
Friday, 5 April 2013
Script Latihan VB Pertemuan 3 (Percabangan)
Tampilan form
Private Sub cjabatan_Click()
If cjabatan.Text = "Direktur" Then
txtgapok.Text = 3500000
ElseIf cjabatan.Text = "Manager" Then
txtgapok.Text = 2500000
Else
txtgapok.Text = 1500000
End If
End Sub
Private Sub cmbbersih_Click()
txtgaber.Text = "0"
txtgapok.Text = "0"
txtnama.Text = ""
txtnip.Text = ""
txttunjangan.Text = "0"
cjabatan.Text = "--Pilih--"
cjk.Text = "--Pilih--"
optbelum.Value = False
optmenikah.Value = False
End Sub
Private Sub cmbhitung_Click()
txtgaber = Val(txtgapok.Text) + Val(txttunjangan.Text)
End Sub
Private Sub cmbkeluar_Click()
Unload Me
End Sub
Private Sub Form_Load()
cjk.AddItem "Laki-Laki"
cjk.AddItem "Perempuan"
cjabatan.AddItem "Direktur"
cjabatan.AddItem "Manager"
cjabatan.AddItem "Supervisior"
optbelum.Value = False
optmenikah.Value = False
End Sub
Private Sub optbelum_Click()
If optbelum.Value = True Then
txttunjangan.Text = Val(txtgapok.Text) * 0.1
Else
txttunjangan.Text = 0
End If
End Sub
Private Sub optmenikah_Click()
If optmenikah.Value = True Then
txttunjangan = Val(txtgapok.Text) * 0.15
Else
txttunjangan.Text = 0
End If
End Sub

